Thu. May 19th, 2022

Tempe umumnya harus cepat diolah sebab jika dibiarkan terlalu lama akan cepat basi dan rasanya sudah berubah. Meski memang tetap bisa dimakan dan diolah menjadi menu makanan lain, namun jika tujuannya adalah ingin menikmati tempe dengan rasa yang segar, tentu tak ingin tempe cepat busuk.

Ada 5 cara yang bisa dilakukan jika ingin tempe tahan lama dan tak cepat busuk!

1. Beli tempe mentah

Jika ingin disimpan dalam waktu agak lama, beli saja tempe yang masih mentah. Tempe mentah biasanya masih dalam bentuk biji-biji kedelai yang terpisah dan masih terlihat belum menggumpal. Umumnya dijual dalam bungkus plastik atau daun pisang. Letakkan mendatar dan tempe akan terbentuk sendiri.

2. Pilih tempe yang segar

Pilih tempe yang diselimuti serabut putih, jangan tempe yang serabut putihnya sudah lekat menempel atau bahkan berubah warna. Tempe yang masih segar biasanya memiliki serabut yang bersih dan tanda sudah matang dan segar.

3. Bumbui

Cara mempertahankan kesegaran tempe adalah dengan membumbui tempe tersebut. Haluskan bawang putih dan garam secukupnya kemudian larutkan dengan sedikit air. Bawang putih dan garam adalah bahan pengawet alami. Setelah dibumbui, tata rapi di dalam wadah tertutup.

4. Simpan di dalam plastik

Untuk menyimpan tempe, biarkan tempe dalam keadaan utuh. Masukkan ke dalam plastik tertutup, kemudian masukkan ke dalam lemari es bagian luar (bukan freezer).

5. Simpan di dalam kulkas

Cara paling mudah mempertahankan kesegaran tempe adalah menyimpannya di dalam kulkas. Tak perlu dipotong-potong, biarkan saja seperti apa adanya. Cukup bungkus dengan daun pisang atau kertas untuk menjaga kelembapan permukaan tempe dan agar rasanya tak berubah selama disimpan di dalam kulkas. Meski begitu, jangan disimpan terlalu lama, paling lama dua hari saja.

Manfaat Rajin Mengonsumsi Tempe

1. Mencegah anemia

Salah satu kandungan penting pada tempe yang bermanfaat mencegah anemia atau kurang darah adalah vitamin B12. Vitamin B12 berfungsi membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah. Secara alami, vitamin ini dapat Anda temukan pada daging, ikan, telur, dan susu, yang mana hal ini tentu tidak cocok untuk para vegetarian, kan?

Namun, per 100 gram tempe mengandung sekitar 1,7 mikrogram vitamin B12 yang menjadikan pangan nabati ini satu-satunya sumber vitamin B12 yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Kandungan ini cukup untuk memenuhi 42 persen kebutuhan vitamin B12 setiap harinya.

Dengan begitu para vegetarian dan vegan tidak perlu takut untuk kehilangan vitamin B12 pada asupan makanan sehari-hari. Kekurangan vitamin B12 dalam tubuh dapat menimbulkan gejala, seperti pusing, lemas, lelah, kulit pucat, keseimbangan tubuh menurun, dan mood labil.

2. Menangkal reaksi radikal bebas

Tidak hanya memiliki kandungan nutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan tubuh sehari-hari, tempe mengandung zat antioksidan dalam bentuk isoflavon yang sangat dibutuhkan tubuh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas.

Salah satu efek radikal bebas adalah penuaan dini. Anda bisa menghambat kondisi ini dengan mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, salah satunya tempe. Dalam setiap porsi tempe, mengandung sekitar 10-38 miligram isoflavon yang memiliki beragam manfaat.

Penelitian yang dilakukan oleh University of North Carolina menunjukkan bahwa senyawa antioksidan pada tempe dapat membantu pencegahan kanker prostat dan payudara. Selain itu, kandungan ini juga dapat menurunkan risiko masalah kesehatan jantung.

3. Membantu menurunkan berat badan

Berbekal kandungan 20,8 gram protein setiap 100 gram penyajiannya, tempe tidak hanya bagi bermanfaat vegetarian dan vegan. Kandungan protein ini juga cocok untuk bagi Anda yang sedang dalam upaya penurunan berat badan, terutama menjalani diet tinggi protein.

Sebuah studi yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan diet tinggi protein berbasis kedelai memiliki efektivitas yang sama seperti pada daging atau produk hewani lainnya. Selain mampu mengurangi berat badan, diet ini juga bisa menurunkan rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang.

Penelitian lain juga menunjukkan diet kaya protein dapat merangsang thermogenesis, yang mampu membantu tubuh membakar lebih banyak kalori setelah makan. Selain untuk orang dewasa, tempe juga bisa dikonsumsi oleh bayi sebagai makanan pendamping ASI (MPASI).

Nah, itulah 5 cara menyimpan tempe agar tetap segar dan tak mudah busuk serta manfaatnya. 

Untuk mendapatkan tempe dengan kualitas terbaik, selalu pastikan Kamu membelinya di TaniHub. Platform e-commerce ini selain menyediakan tempe juga menjual aneka buah, sayur, bumbu, telur & ikan, kebutuhan masak hingga sembako. 

Tak hanya lengkap dan berkualitas, belanja di TaniHub juga banyak keuntungannya seperti mendapatkan layanan pengiriman yang cepat, layanan hubungan pelanggan selama 7 hari, metode pembayaran yang beragam, promo – promo menarik serta layanan kepuasan pelanggan yang menjamin penggantian jika barang yang dipesan tidak sesuai.

Untuk berbelanja di TaniHub Kamu bisa mengunjungi websitenya yaitu https://TaniHub.com atau mengunduh aplikasi onlinenya di Play Store dan AppStore.

Selamat mencoba!

By Fanynur